Minggu, 16 Agustus 2009

Upacara 2.0

Mas Bagong, Wayang Crafter, at his Studio

Sabtu, 15 Agustus 2009

Gubug

Minggu, 09 Agustus 2009

Keep the Sky last Blue Forever





Senin, 23 Februari 2009

Membaca itu menebak maksud Penulis ...

Saya sering bilang kepada teman saya yang belum lancar berbahasa inggris agar tidak dihantui dengan memaksakan diri untuk mengetahui arti semua kata dalam kalimat. Biasanya ketika teman saya itu sedang kesulitan membaca jurnal atau manual berbahasa inggris. Saran saya agar membiarkan beberapa kata tidak diketahui artinya. Jangan buru buru membuka kamus karena hanya akan memperboros waktu



Kemudian tebak saja maksud yang ingin disampaikan oleh penulis dalam sebuah kalimat atau lebih lanjut dalam suatu paragraf.

Tabrakan merupakan bagian dari operasi normal Ehternet. Karena CSMA/CD secara perkecualian merupakan metode kontrol akses yang efisien, kegiatan tabrakan normal tidak mempengaruhi kinerja jaringan secara serius. Pada beberapa titik , bagaimanapun jaringan yang dibebani dengan berat dapat mengalami tabrakan tingkat tinggi yang secara serius menurunkan kinerja jaringan, yang mungkin berakhir dengan kemacetan jaringan. Bencana ini jarang terlihat pada Ethernet yang dirancang dengan benar yang mempunyai jumlah node yang beralasan.


Paragraf yang saya kutip dari halaman 63 buku terjemahan dari Microsoft TCP/IP yang diterbitkan oleh Pearson Education diatas, kesemua kata kata yang digunakan dapat saya ketahui artinya dengan baik. Ternyata untuk menangkap maksud dari penulis , mengetahui arti per kata saja tidak cukup. Saya juga harus banyak bermain menebak nebak maksud yang ingin disampaikan penulis dengan membaca keseluruhan kalimat dalam suatu paragraf selengkapnya.

Memang bagi saya buku ini –Microsoft TCP/IP tergolong bacaan yang berat. Terlebih untuk seukuran kemampuan postur tubuh saya yang ceking yang kurang cukup untuk menopang beban berat topik yang ingin disampaikan oleh Penulis dalam sebuah buku setebal hampir 500 halaman. Juga, selain ketebalanya, hasrat penulis untuk menyampaikan gambaranTCP/IP selengkap lengkapnya dengan cara baku adalah tambahan beban berat lagi. Untuk kemudian gaya penerjemahan pengindonesian yang menurut saya merusak konsistensi dari maksud utama penulis itu semakin memperlebar ruang kemungkinan dalam saya menebak nebak.

Biasanya semakin luas ruang menebak nebak dalam membaca akan menurunkan kecepatan membaca saya secara signifikan. Seperti halnya dalam menyelesaikan membaca “dengan baik” buku ini, saya perlu untuk membaca khusuk lebih dari memperhatikan mahraj dan qalqalah. Saya ingin akurat menebak maksud yang ingin disampaikan penulis dan ingin mendapat pemahaman gambaran lengkap tentang TCP/IP.

Kalau anda membaca posting saya ini maka artinya anda mencoba menebak maksud yang ingin saya sampaikan bukan?

Kamis, 09 Oktober 2008

Bukan Kakaknya?

Foto diatas adalah ciptaan Yang di Atas. Mulai dari tengah saya perkenalkan, itu adalah juntrung saya sendiri [sentimen dengan kanan dan kirinya karena merasa diri kalah ganteng, walaupun yang paling dan sering mbagusi] Usrok disebelah kanan saya adalah Caliber. Caliber adalah juga salah satu anak nongkrong di http://www.wonosari.com. Sementara yang songgo uwang disebelah kiri adalah ...

"Sigit, adik ku"

Persis seperti itu kemarin saya memperkenalkan adik saya dengan bocah bocah katrok yang menghuni gubug ceria http://www.wonosari.com Atau biar lebih mentereng kami kami dan mereka mereka menobatkan diri dengan gelar FKOG --Forum Komunikasi Online Gunungkidul. Sebutan yang sok gaul, karena apapun tetep saja wajah wajah katrok yang tetep kelihatan sawo matang --ngga terlalu matang seh-- tidak akan kelihatan lebih bersih dan terang. Mencoba Pond's Pemutih pun acap kali kami dan mereka mereka gunakan untuk menarsiskan diri.





Dengan tanpa sedikitpun berbasi basi, dengan tangan tangan yang bersambut hangat, senyum dan tawa mereka dengan gigi gigi yang tidak putih. We got stick in a momment. Karena memang situasinya sudah di desain demikian oleh mas Rahma, Blacky dan lain lain.

"Adik atau Kakak nya"


What, saya bilang. Gondes Gondes --Prex ndes nya tidak ada-- itu meledek ledek dengan nada ngece ngece. Siapa juga tau dengan tampang saya. Walaupun selisih usia sedasa warsa tetep saja tampang saya yang baby face (baca : kekanak kanakan) dan unyil membuat adik saya keliatan lebih elegan. Kalau kemaren saya tidak sempat berargumen biarlah di blogspot ini saya membela diri dengan alasan alasan yang saya cari cari.



Konon katanya, saya lahir di tengah susah air dan angin kering kencang kerontang musim kemarau. Tidak banyak nutrisi yang bisa diisap oleh simbok saya sehingga produksi susunya kurang mencukupi kebutuhan tumbuh dan gizi sang bayi (baca : jarwadi kecil). Apalagi untuk membeli makanan suplemen atau multi vitamin semacam cerebrovit, misalnya. Bisa bertahan hidup dan berumur panjang saja rasanya merupakan berkah Yang di Atas untuk saya, simbok, bapak, nenek, kakek syukuri. Jadi kalau teman teman susah memahami pola pikir saya yang sedidik dan kadang banget telmi. Termasuk ledekan dari teman teman akan postur dan wajah *ganteng saya baru saja adalah untuk menguji rasa syukur saya akan anugrah Allah Rabb Semesta Alam.

PS :

Tentang Mata Sipit Saya

Sekali lagi saya membela diri bahwa saya 120 % Jawa. Bapak Simbok adalah pasangan tetangga an, maksudnya dulunya peknggo. Mata sipit adalah bentuk adaptasi saya akan debu dan angin kering kerontang kemarau saat itu. yeah dads is my blinking eyes was the best possible adaptatiion

Woooookeeeeeee


Sabtu, 05 Juli 2008

Jogging n Aqua

  © Free Blogger Templates 'Photoblog II' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP